Kembalinya MU ke Identitas yang Sebenarnya

Kembalinya MU ke Identitas yang Sebenarnya – Paul Pogba berbicara kelebihan Manchester United di tangan Ole Gunnar Solskjaer. ‘Setan Merah’ saat ini disebutnya lebih tertata dalam menyerang.MU meningkat pesat sejak ditangani Solskjaer. Lima kemenangan beruntun diraih, membawa MU mendekat dengan cepat ke empat besar.Mengoleksi 41 poin dari 22 laga, MU saat ini enam poin saja dari Chelsea di posisi empat dan hanya kalah selisih gol dari Arsenal di urutan kelima.

 

Kembalinya MU ke Identitas yang Sebenarnya

Kembalinya MU ke Identitas yang Sebenarnya

Bandar Bola Online Terpercaya

Di bawah Solskjaer, MU mencetak 15 gol dalam lima pertandingan. Dengan kata lain, Pogba dkk bikin tiga gol per pertandingannya. Sementara di bawah Jose Mourinho, MU mencatatkan 29 gol dalam 17 laga atau dengan rata-rata hanya 1,7 gol per pertai.Bersama Solskjaer pula catatan pertahanan MU meningkat. Pertahanan MU rata-rata cuma kemasukan 0,6 gol per laga, sementara bersama Mourinho catatannya di angka 1,7 gol per laga.
Pogba mengungkapkan bagaimana permainan MU sekarang berbeda.”Cara kami bermain, kami menguasai bola lebih banyak. Kami lebih mengerti harus menyerang ke mana dan harus bergerak ke mana,” ujar Pogba kepada Sky Sports.”Sekarang kami lebih punya pola permainan dan struktur. Ini memudahkans semua pemain. Jadi saya takkan bilang cuma saya saja.”

“Ya, saya memang mencetak beberapa gol dan assist. Tapi, ini semua hasil kerja tim,” kata Pogba.Karier Jose Mourinho dipenuhi gelar juara. Namun, Mourinho menganggap finis kedua Manchester United dua musim lalu adalah salah satu pencapaian terbaiknya.

Pelatih Portugal itu sudah berkarier hampir dua dekade. Mengawali dari Benfica, Mourinho kemudian naik kelas dengan menangani tim-tim top Eropa seperti Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, dan terakhir MU.Sebanyak 25 gelar juara telah dikoleksi Mourinho. Pelatih berusia 55 tahun itu tidak pernah gagal meraih gelar juara liga di mana dia melatih (Porto, Chelsea, Inter, Madrid). Dia juga menjadi salah satu dari sedikit pelatih yang bisa memenangi gelar juara Liga Champions bersama klub yang berbeda (Porto dan Inter).

Akan tetapi, pencapaian Mourinho bersama MU kurang mentereng di antara klub-klub dia sebelumnya. Selama 2,5 tahun membesut Setan Merah, Mourinho memberi tiga gelar juara; Community Shield, Piala Liga, dan Liga Europa.MU menjadi satu-satunya klub papan atas Eropa yang gagal dibawa Mourinho memenangi liga, di mana posisi terbaiknya adalah finis runner-up pada 2017/18. Sementara itu, periode Mourinho di Old Trafford lebih banyak disorot karena ruang ganti yang kurang harmonis sebelum akhirnya dipecat pada Desember 2018.

Saat ini Mourinho masih beristirahat melatih dengan menerima pekerjaan sebagai komentator di BeIN Sports. Mourinho mengindikasikan, adanya tantangan besar yang dilakoni selama memanajeri David de Gea cs.”Saya menganggap salah satu pekerjaan terbaik dalam karier saya adalah finis kedua dengan Manchester United di Premier League. Anda bilang ‘orang ini gila ya, dia sudah memenangi 25 titel juara dan dia bilang bahwa posisi kedua adalah salah satu pencapaian terbaik dia’.

“Saya akan terus mengatakannya karena orang-orang tidak tahu apa yang terjadi di belakang layar dan kadang-kadang di sini kita menganalisis banyak hal dengan perspektif yang berbeda,” sambung dia.

 

 

Kembalinya MU ke Identitas yang Sebenarnya

Posted By

Agen Bola

About Author: bandarbolaku